KuacyGreen ^_^ @nytha_thabitha

Monday, December 5, 2011

Pendekatan Pembelajaran Matematika


Pendekatan (approach) dalam pembelajaran matematika adalah suatu cara atau prosedur yang ditempuh guru dalam pelaksanaan pembelajaran matematika agar konsep yang disajikan bisa dipahami oleh peserta didik. Cara atau kebijaksanaan yang ditempuh oleh guru dalam pencapaian tujuan pembelajaran dilihat dari sudut bagaimana proses pembelajaran atau materi pembelajaran itu, umum atau khusus. Setiap guru harus mempunyai kemampuan tersebut, karena kemampuan tersebut akan ikut menentukan keberhasilan pembelajaran matematika di sekolah. Disini kami akan menyajikan beberapa pendekatan yang dapat diterapkan oleh para guru dalam pembelajaran matematika. Pendekatan-pendekatan itu antara lain sebagai berikut:
  1. Pendekatan spiral adalah suatu konsep diberikan secara sebagian-sebagian, berulang-ulang dan dalam selang waktu yang terpisah-pisah, mula-mula konsep ini diperkenalkan dalam bentuk sederhana yang makin lama semakin kompleks dan pada akhirnya digunakan bentuk umum dalam matematika.
  2. Pendekatan deduktif adalah pendekatan berfikir yang dilakukan dengan suatu cara untuk menarik kesimpulan.
  3. Pendekatan induktif adalah pendekatan  berfikir yang dilakukan untuk menarik kesimpulan dari kasus-kasus yang bersifat khusus menjadi hal bersifat umum.
  4. Pendekatan intuitif adalah suatu bentuk pendekatan yang hampir mirip dengan pendekatan induktif  dan pendekatan ini menggunakan penalaran intuitif.
  5. Pendekatan formal adalah pembelajaran yang berdasarkan sistem deduktif formal, yaitu pembelajaran yang dimulai dari pengenalan unsur yang tidak didefinisikan atau aksioma, kemudian diikuti dengan pengenalan teorema atau dalil yang dibuktikan kebenarannya dengan menggunakan aksioma. 
  6. Pendekatan informal adalah pendekatan yang dapat digunakan untuk merangsang peserta didik agar menemukan dan membuktikan sendiri sifat atau rumus.
  7. Pendekatan analitik sering kali digunakan dalam pemecahan masalah matematika. Pendekatan analitik ini merupakan pendekatan yang logis karena setiap langkahnya selalu beralasan.
  8. Pendekatan sintetik merupakan pendekatan yang kebalikan dengan pendekatan analitik. Pada pendekatan ini prosedur yang ditempuh mulai dari apa yang diketahui dalam masalah yang sedang dipersoalkan , kemudian mencari keterkaitannya dengan hal-hal yang belum diketahui dalam masalah itu tetapi diperlukan, dan akhirnya sampai kepada hal yang dikehendaki.

Sunday, December 4, 2011

Coban Rondo - Malang


Hidup itu mah butuh refreshing...
Liburan bersama keluarga dan teman dekat mungkin hal yang paling asyik brow ^_^

Liburan Saat Bersama teman Campus cuuyyy .... aasoooyyy :p

                                                         Coban Rondo >>>> iciIIkkkk - Icciiikkk Uhuuummmmm

Eko_Erfin_Yurdi_Anis_Elis_Thabitha_Tul2_UciL

                                             
Math 5B
Si NarziiZer >>> Nytha  _  Erfin  _  Eliz
KeliHatan Gakk Yach AKu >,<

dan yang terakhir aku cendiri niiihh
Thaa Nytha Thabitha



Saturday, December 3, 2011

Karakter dan Peran Makhluk Hidup

a)      Pada awalnya, semua para ahli hanya mengelompokkan makhluk hidup menjadi 2 kerajaan, yaitu kerajaan tumbuhan dan kerajaan hewan. Namun ada tumbuhan yang tidak dapat membuat makanannya sendiri, yaitu jamur (fungi). Berarti, tumbuhan berbeda dengan jamur maka para ahli taksonomi kemudian mengelompokkan makhluk hidup menjadi tiga kelompok, yaitu Plantae (tumbuhan), Fungi (jamur), dan Animalia (hewan). Setelah para ahli mengetahui struktur sel (susunan sel) secara pasti, makhluk hidup dikelompokkan menjadi empat kerajaan, yaitu Prokariot, Fungi, Plantae, dan Animalia, Pengelompokan ini berdasarkan ada tidaknya membran inti sel. Sel yang memiliki membran inti disebut sel eukariotik, sel yang tidak memiliki membran inti disebut sel prokariotik. Pada tahun 1969 Robert H. Whittaker mengelompokkan makhluk hidup menjadi lima kingdom, yaitu Monera, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia. Pengelompokan ini berdasarkan pada susunan sel, cara makhluk hidup memenuhi makanannya, dan tingkatan makhluk hidup. Namun sistem ini kemudian diubah dengan dipecahnya kingdom monera menjadi kingdom Eubacteria dan Archaebacteria. Sehingga, Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup pada akhirnya menjadi Enam Kingdom.
b)      Makhluk hidup terdiri dari 6 kingdom yaitu:
a.       Kingdom Animalia
b.      Kingdom Plantae
c.       Kingdom Bakteri
d.      Kingdom Protista
e.       Kingdom Fungi
f.       Kingdom Archaebacteria
c)      Karakteristik Animalia
Hewan merupakan organisme eukariota,multiseluler,dan heterotrofik.Sel-sel hewan tidak memiliki dinding sel yang menyokong tubuh dengan kuat,seperti pada heman atau jamur.Komponen terbesar sel-sel hewan terdiri atas protein struktural kolagen.
d)     Karakteristik Plantae
Plantae atau tumbuhan terdiri atas eukariot,autotrof,multiselular,dan memilikidinding sel.
e)      Karakteristik Bakteri
Bakteri meliputi semua makhluk hidup atau organisme yang prokariotik, bersel satu, dan mikroskopis.Bakteri mempunyai beberapa bentuk yaitu kokus(bulat), basil(batang), spirilium(spiral), dan filamen.
f)       Karakteristik Protista
Karakteristik protista terdiri atas organisme yang bersel satu, eukariotik, umumnya sudah memiliki ciri-ciri seperti tumbuhan dan hewan
g)      Karakteristik Fungi
Fungi memiliki dinding sel, tidak berklorofil, dan bersifat heterotrof.Pada umumnya fungi merupakan organisme saprofit.
h)      Karakteristik Virus
Virus memiliki ukuran ultra mikroskopis.Merupakan parasit sejati, berbentuk oval, bulat, batang huruf T, kumparan.Aktifitasnya harus di sel makhluk hidup.
i)        Peranan Animalia
Bila dikeringkan euspongia officinalis dapat digunakan sebagai spons, ubur-ubur dapat dibuat tepung ubur-ubur yang diolah menjadi bahan kosmetik, planaria dapat dimanfaatkan untuk makanan ikan
j)        Peranan Plantae
Sebagai produsen dalam ekosistem, mengendalikan siklus/daur biogeokimia, mencegah terjadinya banjir, tanah longsor, dan pengikisan tanah.
k)      Peranan Bakteri
Membantu menyuburkan tanah, pengurai sisa makhluk hidup, fermentasi dalam pembuatan makanan dan minuman, penghasil obat.
l)        Peranan Protista
Zooplankton berguna sebagai makanan ikan, entamoeba coli yang ada di usus besar berperan sebagai proses pembusukan makanan
m)    Peranan Fungi
Sebagai pengurai, dapat dikonsumsi, menghasilkan obat-obatan, dapat meningkatkan kesuburan tanah
n)      Peranan Virus
Membuat antitoksin, melemahkan bakteri, memproduksi vaksin, menyerang patogen.

Hidup itu Adalah sebuah Misteri. Kadang Kau takkan pernah tau apa yang akan terjadi dari rencana yang tlah kau ciptakan. Semua yang mungkin dan tak mungkin pasti akan terjadi. 


Kini Ku awali awali smua walau hanya seperti Mimpi. Q harap Akhir dari Mimpi ini adalah indah



Friday, December 2, 2011

Cerita Cinta


CERITA CINTA from KAHITNA


Cerita Cinta

Berawal dari mata indahnya senyuman
Mengapa harus resah
Berawal tatap mata hangatnya sapamu
Mengapa jadi gundah

Tak kusangka kita sama
Telah menyimpan getar cinta... cinta...

( korus )
Biar cinta gelora di dada
Biar cinta memadukan kita Ouwoo Uwoo
Cerita cinta pertama kurasa
Jangan pernah akhir cerita cinta kita

Kini rindu yang kupunya hanya untukmu
Hanya padamu
Apabila kita memang mesti bersatu
Mengapa harus ragu

Biar cinta gelora di dada
Biar cinta memadukan kita Ouwoo Uwoo
Cerita cinta pertama kurasa
Jangan pernah akhir cerita cinta kita

Dunia seakan bercanda Ho o
Melihat cerita kita
Cinta Ouwoo

Biar cinta gelora di dada
Biar cinta madukan kita Ouwoo Uwo
Cerita cinta pertama kurasa
Jangan pernah akhir cerita cinta kita...